Kupu-kupu dan Mawar Cantik
“kau begitu sempurna,
Di mataku kau begitu indah
Kau membuat diriku akan slalu memujamu
Lagu lembut mengayun langkah kupu-kupu di sehelai daun berwarna keemasan
Tertimpa cahya mentari pagi,
Sejuk langkahnya menciumi bunga-bunga ranum
Mencari serbuk sari yang belum dibuahi,
Dia sibuk dengan riangnya bersenda gurau dengan kupu-kupu lainnya…
Sementara itu…..
Di setiap langkahku…
Ku kan slalu memikirkan dirimu,
Kau membuat diriku sepi tanpa cintamu….
Tiba-tiba serumpun mawar berduri menusuk sayap emasnya
Berdarah-darah…..
Kesepian mencekam rasa kupu-kupu sayap patah, terluka parah
Marah, entah pada siapa, gelisahnya memuncak resah…..
Janganlah kau tinggalkan diriku,
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa…..
Kupu-kupu emas terluka, jiwanya perih,
Hatinya terbelah patah
Memulihkan luka, sembilu yang menancap di sayap emasnya….
Kau adalah darahku,
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku lengkapi dirimu,
Ow sayangku kau begitu,
Sempurna….
Kupu-kupu emas,
Kau sungguh sempurna dalam ketidaksempunaanmu…
Kupu-kupu emas, senyum tak lagi menghiasi wajahmu….
Diam menghitung hari seribu mimpi sepi
Terlewati bersama embun pagi yang tak terasa sejuk….
Lalu dia bertemu sesosok bunga cantik , mawar ????
Batinnya teringat rumpun mawar yang dulu mengoyak sayapnya…
Darah yang terjatuh, luka yang menganga..
Mawar yang dulu dibenci
Karena mengoyak sayap, juga senyumnya…
Dalam bisu kupu-kupu,
Mawar cantik selalu menyapanya…
“ selamat pagi kupu-kupu…
Yang disapa diam saja, tak mengerti
Dia memandang sayu mawar cantik itu
( meski dalam hatinya ragu,ingin mendekati mawar cantik itu )
Tiap hari mawar menyapa kupu-kupu agar singgah di tempatnya…
Mawar cantik tak jemu-jemu menawarkan senyum manisnya
Pada kupu-kupu sayap patah
Sampai Bidadari Putih terharu dan berniat mengirim sayap baru buat si kupu-kupu
Ia berkata pada mawar cantik
“ sabar, mawar….kupu-kupu sedang sedih ,karena itu hiburlah dia dengan senyum dan suara lembutmu…..
Nyanyikan ia lagu kesukaannya…..” SEMPURNA…”
Mawar dengan tabah mencoba menghibur kupu-kupu emas.
Dia selalu menawarkan kebaikannya, sampai-sampai si kupu-kupu terkesima.
“ mawar,kau cantik, kau baik. Kenapa kau mau berteman denganku ?
Kenapa kau peduli padaku, sedangkan aku sama sekali tak peduli dengan keadaanku sendiri….
Aku malu berteman denganmu, kau sangat cantik dan anggun, wahai mawar……
Sayapku yang tak sempurna lagi,sehingga tak satupun kupu-kupu yang mau jadi kawanku?
Tak ada yang tahu deritaku, mereka tak mengerti
Kupu-kupu menangis dalam hati
Mawar menjawab.
“ kau tak usah bertanya padaku, tanyakan hatimu…
Aku melakukan ini karena aku menyayangimu, aku ingin menjadi temanmu,selamanya
Kupu-kupu diam seribu bahasa
Ia terkejut tak percaya suatu saat, mawar cantik menyerahkan satu sayap pengganti….
( pemberian Bidadari Putih )
Kupu-kupu senang sekali sampai tak bisa berkata-kata
Ia tersenyum bahagia,menari dengan girangnya, sampai-sampai ia lupa dengan mawar.
Sampai pada suatu saat , kupu-kupu emas mengirim pesan pada mawar cantik, di suatu siang yang cerah, kamis mei kesembilan belas,……
“ BINTANG YANG PALING INDAH
DICIPTAKAN TUHAN ADALAH KUPU-KUPU
KUPU-KUPU SELALU PERGI
MENCARI SERBUK SARI
DARI BUNGA YANG SATU KE BUNGA LAINNYA
BEGITU JUGA DENGAN KEHIDUPAN KITA,
KITA SELALU MENCARI SIAPA ORANG YANG KELAK
MENJADI PENDAMPING HIDUP KITA
OLEH KARENA ITU CARILAH PENDAMPING HIDUP
YANG TERBAIK UNTUK KITA…”
Rupanya setelah sayap kupu-kupu pulih, ia lupa pada mawar.
Mawar bingung mencari-cari, kemana gerangan kupu-kupu pergi
Rupanya kupukupu sibuk mencari serbuk sari bunga-bunga lain
Mawar sedih sekali,karena tak bisa mendekap lagi senyum kupu kupu
tetapi ia mendoakan kupu-kupu, semoga hidupnya bahagia dan….
Begitulah hidup,ada yang datang, ada yang pergi…
Tetapi keikhlasan mawar mencintai kupu-kupu tanpa pamrih
diganti dengan kebahagiaan yang sempurna, putih ,tulus, jernih dan bening
seperti air di telaga
Mawar bahagia dengan doa-doanya yang panjang.
tiba-tiba, rumpun mawar lain mengoyak sayap kupu-kupu
lalu ia teringat sahabatnya, mawar cantik…
mawar, mawar, mawar cantik, kamu dimana?
Apa kabar, kamu sedang apa, kamu di mana sekarang ???
Kupu-kupu menyesal meninggalkan Sang Mawar Cantik.
Dilihatnya mawar cantik sibuk berdoa dengan wajah penuh senyum tulus
Tanpa dendam,tanpa penolakan, tanpa pretensi apa-apa…
Mawar….mawar….mawar….maafkan aku, kata kupu-kupu….
Mawar, kenapa kamu ga benci aku,padahal aku pernah menyakitimu?
Mawar,mawar, mawar,kamu masih mau kan jadi temanmu?
Kamu mau kan jadi temanmu?
Jawab, mawar ,jawab….kenapa kamu diam saja,
Kamu masih marah sama aku,kamu benci aku?
Tiba-tiba kupu-kupu menggoyangkan tangkai mawar.
Ia tak perduli ketika sayapnya terluka, bukan dengan mawar lain,
Tetapi kini ,dengan sahabatnya sendiri…..
Kupu-kupu sangat takut mawar marah padanya.
Karena sebenarnya kupu-kupu sangat menyayangi mawar, Cuma ia tak berani mengakuinya..
Ia malu dan minder, ia tak berani mempertanggungjawabkan perasaannya,
Karena setiap bertemu mawar, kupukupu selalu bilang…
“ maaf mawar, jangan mengharap aku lebih dari sekedar teman. Sayapku pernah terluka parah, dan aku cuma tak ingin disakiti dan menyakiti, kamu terlalu baik,mawar. Sungguh kamu cantik dan baik,kamu sungguh sempurna, makhluk ciptaan Tuhan yang sangat indah.
Aku tak pantas mendampingimu sebagai sahabat dekatmu. Aku malu…..
Mawar yang bijak berkata :
“ kupu-kupu,kalau aku marah,aku takkan pernah bicara denganmu lagi, aku tak kan pernah membalas pesan-pesanmu. sekarang terbanglah engkau kemana kau suka. Karena aku sudah memaafkanmu. Jauh sebelum kamu minta maaf. Jadilah makhluk Nya yang baik dan tak boleh mendendam pada bunga-bunga lain yang pernah menyakitimu…..
Tidak, mawar… aku ingin selalu bersamamu, jadilah temanmu selalu….
Tidak, kupu-kupu. Aku sayang padamu, tetapi sayang aku juga tak bisa memilikimu. Kelopakku yang rapuh sebentar lagi gugur, juga mahkota cantikku. Karena di dunia ini tak ada yang abadi. …. Sebentar lagi aku kembali ke tanah, dan menjadi bibit bunga yang baru. Tolong maafkan aku, sungguh aku sayang padamu. Jaga dirimu baik-baik…..
Tak lama kemudian, mawar pergi meninggalkan kupu-kupu yang diam tergugu, sambil menahan airmatanya. Tetapi jatuh juga. Sebelum mawar terjatuh ke bumi, kupu-kupu membisikkan ke dekat mawar sambil mengecup kelopak lembutnya…..
“ mawar, aku selalu menyayangimu, hingga kapanpun……..

kupu-kupu dan mawar cantik